Showing posts with label Kisah kisah Kaum Muslim Yang Menggetarkan Hati. Show all posts
Showing posts with label Kisah kisah Kaum Muslim Yang Menggetarkan Hati. Show all posts

Kisah Seorang Hamba Allah yang Berdosa tapi Selamat dari Neraka


Para ahli dalam melakukan kemaksiatan dihisab dengan hisab yang berat. Mereka akan diselamatkan karena besarnya rahmat dan ampunan Allah. Diterangkan dalam sebuah hadits,

Pada hari kiamat nanti ada seorang hamba yang dihentikan di haribaan Allah Ta'ala, lalu kepadanya diberikan buku catatan amalnya dan di dalam buku catatan itu ditemuinya banyak amal perbuatannya yang jelek. Maka dia berkata,

Hamba itu: Tuhanku, aku tidak melakukan semua kejelekan ini.
Allah: Sungguh Aku mempunyai beberapa saksi yang terpercaya.
(Maka hamba itu berpaling ke kanan dan ke kiri tapi tidak ditemuinya seorang saksi pun. Maka dia berkata),
Hamba itu: Wahai Tuhanku dimanakah saksi-saksi itu?
(Lalu Allah memerintahkan semua anggota badan menjadi saksi, mereka berkata:)
Dua telinga: Sungguh kami telah mendengar dan telah mengetahu bahwa sesungguhnya dia telah berbuat.
Dua mata: Sungguh kami telah melihat
Lisan: Sungguh kami telah mengucapkan
Dua tangan dan kaki: Sungguh kami telah mengerjakan
Kelamin: Saya telah melacur
(Maka hamba itu menjadi bimbang. Kemudian Allah Ta'ala memerintahkan dia masuk neraka. Tiba-tiba tampaklah dari mata kanan hamba itu seutas rambut meminta izin kepada Allah Ta'ala untuk berbicara. Allah memberi izin kepadanya. Rambut mata itu berkata:)

Rambut mata: Wahai Tuhanku tidakkah Engkau telah berfirman: 'Seorang hamba mana pun yang telah membasahi seutas rambut dari rambut matanya karena takut kepada-Ku maka Aku akan selamatkan dia dari neraka.'
Allah: Ya betul!
Rambut mata: Saya telah menyaksikan bahwa sesungguhnya hamba yang berdosa ini telah membasahi saya dengan air matanya lantaran takut kepada Engkau.
(Maka Allah Ta'ala memerintahkan dia masuk ke surga. Kemudian ada suara berseru;)

Suara: Ketahuilah sesungguhnya Fulan bin Fulan telah selamat dari neraka hanya karena seutas rambut dari rambut kedua matanya.
(Hayyatul Quluub) - (Dari Durratun Nasihin III, hal 206-209 - Usman al-Khaibawi)


dodidananggie kos setiabudi bandung Updated at: 5:45 PM

Orang Yang Terakhir Masuk Surga



Abu Hurairah ra menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah saw bersabda:

Pada hari kiamat, Allah mengumpulkan sekalian orang. Barangsiapa yang menyembah sesuatu, pada saat itu dia akan mengikutinya. Barangsiapa yang menyembah matahari akan mengikuti matahari, yang menyembah bulan akan mengikuti bulan dan yang menyembah berhala akan mengikuti berhala. Maka tinggallah ummatku. Dan diantara (ummatku) terdapat orang munafik.

Maka datanglah Tuhan dalam bentuk lain daripada bentuk yang mereka kenal, seraya berkata: 'Akulah Tuhan kamu!' Kata orang banyak: 'Kami berlindung kepada Engkau pada tempat ini sampai datangnya Tuhan kami. Setelah Tuhan datang maka kami mengenal-Nya. 'Allah datang kepada mereka dalam bentuk yang mereka kenal, seraya berkata: 'Akulah Tuhanmu.' Oh Engkau Tuhan kami.' Lalu mereka mengikuti Tuhan. Kemudian dibentangkan titian sirath pada punggung Jahannam. Aku bersama ummatku. Ummatkulah yang pertama kali meniti titian itu. Pada saat itu tidak ada yang berbicara kecuali para rasul. Do'a para rasul saat itu, 'Selamatkan! Selamatkan' Neraka memiliki duri seperti duri sa'dan. Tahukah kamu duri Sa'dan? Jawab mereka: 'Kami tahu ya Rasulullah!' Kata Nabi: Duri Sa'dan itu bentuknya lain. Dan kita tidak tahu akan besarnya. Yang tahu hanya Allah.

Orang yang dikait oleh duri Sa'dan itu. Orang mukmin dikaitnya (tapi) ada yang terlepas. Setelah Allah selesai menghukum hamba-Nya, Dia akan mengelurkan hamba-Nya dari neraka. Maka diperintahkan malaikat mengeluarkan mereka yang tidak pernah menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun. Allah akan memberinya rahmat, yaitu orang yang mengucapkan 'Lailaha illallah.' Mereka akan dikeluarkan dari dalam neraka dengan bekas sujud tidak dimakan api neraka (karena) neraka diharamkan memakannya. Setelah dikeluarkan dari neraka kemudian mereka disiram dengan air kehidupan sehingga mereka tumbuh seperti tumbuhnya biji-bijian di pinggir aliran air.

Maka selesailah Allah menghukum hamba-Nya. Ada seseorang yang tertinggal. Lalu dihadapkan mukanya ke neraka. Dialah orang terakhir yang masuk surga.
Tuhan berkata,

Allah: Palingkanlah mukamu ke neraka!
Orang itu: Ya Tuhanku, palingkanlah mukaku dari api neraka ini.
(Dia masih mencium bau busuk neraka dan dagunya masih terbakar. Allah lalu menyeru orang yang dikehendaki dan dipanggillah dia oleh Tuahn, Kata Tuhan,)

Allah: Apakah engkau akan meminta lagi yang lain?
Orang itu: Aku tidak lagi meminta yang lain
(Lalu Allah mengabulkan permintaannya menurut apa yang dikehendaki Allah. Maka Allah memalingkan mukanya dari api neraka. Setelah dia melihat surga, dia terdiam menurut apa yang dikehendaki Allah. Sesudah itu dia berkata,)

Orang itu: Wahai Tuhan! Masukkanlah aku ke pintu surga itu
Allah: Bukankah engkau telah berjanji bila Aku kabulkan permintaanmu maka engkau tidak akan meminta lagi selain apa yang telah Aku berikan Wahai anak Adam! Apalagi yang kau minta?
Orang itu: Oh Tuhanku, perkenankanlah permintaanku kepada Engkau.
Allah: Aku kabulkan permintaanmu dan apakah engkau akan meminta lagi yang lain selain apa yang Aku perkenankan?
Orang itu: Tidak!
(Kemudian permintaannya dikabulkan menurut apa yang dikehendaki-Nya. Maka masuklah dia ke pintu surga. Sesampainya di sana, ia berdiri, dan barulah dia mengetahu surga yang sesungguhnya. Dia melihat segala yang terdapat di dalamnya. Sungguh luar biasa dan sangat menggirangkan. Terdiamlah ia menurut apa yang dikehendaki Allah. Setelah itu ia meminta lagi,)

Orang itu: Oh Tuhanku! masukkanlah aku ke dalam surag itu!
Allah: Apakah tidak Aku perkenankan permintaanmu? Dan engkau telah berjanji tidak akan meminta lagi. Wahai anak Adam! Apakah yang masih engkau ingini?
Orang itu: Oh Tuhanku! Aku ini bukanlah orang celaka yang Engkau jadikan selalu berdoa kepada-Mu.

Allah: (Tertawa) Masuklah engkau ke dalam surga ini.
(Dan setelah masuk, Allah berkata lagi,)
Allah: Mintalah apa saja yang engkau ingini
(Lalu Tuhan menunjukan begini dan begini, sehingga dia puas tidak ada lagi yang diinginkannya. Kata Tuhan,)
Allah : Semuanya ini adalah untukmu!
(HR.Muslim)

Dalam hadits lain dari Abdullah Ibnu Mas'ud mengatakan, bersabda Nabi saw:

Bahwa aku tahu orang yang terakhir sekali keluar dari neraka dan terakhir pula masuk surga. Orang itu keluar dari neraka dengan merangkak. Kata Tuhan: 'Pergilah engkau dan masuklah ke dalam surga.' Lalu dia datang. Saat dia mengkhayalkan bahwa surga telah penuh. Lantas dia kembali seraya berkata: 'Ya Tuhanku, surga telah penuh.'


Kata Tuhan: 'Masuklah ke dalamnya! Untuk engkaulah surga itu, seperti halnya dunia, malah sepuluh kali lipat lebih luas.' Kata orang itu: 'Tuhan memperolok-olokkan aku dan menertawakan daku, sedangkan Engkau adalah Raja.' Kata Ibnu Mas'ud: Aku lihat Rasulullah saw waktu mengatakan hadits ini tertawa sehingga aku melihat taringnya, disebabkan dia berkata bahwa penduduk surga hampir penuh.
(HR. Bukhari)

Setelah orang terakhir dari para pendurhaka dari golongan ummat Muhammad dikeluarkan dari kepungan api neraka, penghuni-penghuni neraka lainnya seperti iblis dan para pengikutnya tercengang dan merasa heran atas hilangnya orang-orang Islam dari peredaran ahli neraka, seperti yang difirmankan Allah,

Dan berkata orang-orang kafir itu: 'Mengapa tidak kita lihat lagi orang-orang Islam yang kita katakan dahulunya orang-orang jahat? Kita jadikan mereka bahan olok-olokan. Atau apakah mereka tersembunyi dari pemandangan kita?
(QS, Shad, 38:62-63)
dodidananggie kos setiabudi bandung Updated at: 5:46 PM

Kasih Sayang Allah pada Kaum Muslim


 Karena rahmat Allah dan permohonan ampun akan dikeluarkan dari neraka mereka yang sebenarnya tidak pantas mewarisi surga.
Diriwayatkan dai Abu Said al-Khudry ra, berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:

Apabila orang-orang mukmin telah selamat dari neraka dan aman daripadanya, maka permusuhan salah seorang dari antaramu dalam haknya di dunia tidak akan lebih dahsyat dari permusuhan orang-orang mukmin terhadap Tuhan mereka di dalam hak saudara-saudaranya yang masuk neraka. Mereka berkata: 'Tuhan kami, saudara-saudara kami telah mengerjakan shalat bersama kami dan juga berpuasa bersama kami, namun begiru, Engkau masukkan mereka ke dalam neraka' Kata Nabi: Maka Allah Ta'ala berfirman: Pergilah kalian dan keluarkanlah orang-orang yang kalian kenal dari antara mereka. Nabi bersabda: Maka mereka pun datang dan mengenal mereka dari ciri dan bentuknya, api neraka tidak menghancurkan bentuk mereka. Di antara mereka ada yang diselubungi api sampai betisnya, ada yang sampai pundaknya. Maka mereka mengeluarkannya. Dan mereka berkata: Tuhan kami, Engkau telah memerintahkan kami agar mengeluarkan orang-orang yang kami kenal. Maka Allah berfirman: Keluarkanlah orang-orang yang di hatinya terdapat iman seberat debu.
(Dari Durratun Nasihin II, hal 320-322, Usman al-Khaibawi)


dodidananggie kos setiabudi bandung Updated at: 5:44 PM

Anak-anak Kaum Muslim di Akhirat



Diriwayatkan dari Nabi saw bahwa beliau bersabda:

Bila telah datang hari kiamat dan semua manusia, jin dan para malaikat telah bangkit dengan berbaris maka datanglah anak-anak orang Islam dengan berbaris pula. Pada saat itu Allah Ta'ala berfirman kepada Malaikat Jibril,

Allah: Pergilah engkau dan masukkanlah anak-anak orang Islam ke dalam surga.
(Maka datanglah anak-anak orang Islam itu menuju ke pintu surga lalu berhenti dan berkata),
Anak-anak: Di manakah ayah dan ibu kami? Sungguh masuk surga tanpa ayah dan ibu kami tidak terasa nyaman bagi kami.
Malaikat: Sungguh para ayah dan ibumu tidak seperti kalian, mereka telah mendurhakai Tuhannya dan juga telah menuruti hawa nafsunya serta mengikuti setan-setannya sehingga mereka harus masuk neraka. (Tatkala anak-anak orang Islam itu mendengar penjelasan ini mereka berteriak dengan teriakan yang keras sekali dan menangis terus menerus. Allah bertanya walaupun Ia Maha Mengetahui)
Allah: Hai Jibril suara apakah itu?
Jibril: Itu suara teriakan anak-anak orang Islam, mereka mengatakan: 'Tidak perlu rasanya kami masuk surga karena tak akan ada kelezatan surga bagi kami tanpa ayah dan ibu kami. Maka kami mengharap kepada Allah Ta'ala agar mengampuni para ayah dan ibu kami serta melimpahkan semua dosa mereka kepada kami serta memasukkan mereka ke dalam surga bersama kami sekalian bila tidak baiklah kami sekalian mengikuti mereka ke dalam neraka.'
Allah: Pergilah engkau dan ambillah semua ayah dan ibu mereka lalu serahkan kepada anaknya masing-masing karena sesungguhnya Aku telah mengampuni dosa mereka lantaran syafaat anak-anak mereka serta masukkanlah mereka bersama anak-anaknya ke dalam surga!

Ketika mereka mendengar keputusan Allah Ta'ala, mereka menjadi riang dan gembira karena mereka dapat berjumpa ayah dan ibu, lalu mereka memegang tangannya dan masuk ke dalam surga bersama-sama.
(Siratan Hadits) - (Dari Durratun Nasihin III, hal 270-273, Usman al-Khaibawi)
dodidananggie kos setiabudi bandung Updated at: 5:43 PM

Kisah Luarbiasa Seorang Mukmin yang Membela Saudaranya



Setelah tiba hari kiamat, Allah memerintahkan di datangkan dua orang mukmin di hadapan-Nya. Yang satu pendurhaka sedang yang lain taat, namun keduanya mati dalam keadaan beriman. Kemudian Allah memerintahkan malaikat Ridwan memasukkan orang yang taat ke surga serta memuliakannya. Ia berfirman: Aku telah merelakan dia. Lalu Allah memerintahkan malaikat Zabaniyah menyeret orang yang durhaka itu ke neraka serta menyiksanya dengan siksa yang amat pedih. Ia berfirman: Sungguh dia adalah peminum arak. Maka orang yangg taat itu pergi ke surga dia mendengar seruan temannya yang durhaka dari belakang: Hai temanku, hai kekasihku, belas kasihanilah dan tolonglah aku. Mendengar seruan itu orang yang taat itu berhenti dan tidak masuk ke dalam surga. Maka malaikat Ridwan berkata kepadanya:

Ridwan: Masuklah ke dalam surga serta bersyukurlah kepada Allah Ta'ala sebab engkau telah selamat dari neraka!
Orang taat itu: Saya tidak akan masuk surga dan bawalah saya ke neraka.
Ridwan: Bagaimana aku membawamu ke neraka padahal Allah memerintahkan aku agar memasukkan engkau ke dalam surga serta melayanimu?
Orang taat itu: Saya tidak menghendaki pelayananmu dan tidak pula surga.

(kemudian ada suara berseru)
Allah: Hai Ridwan, Aku Maha Mengetahui apa-apa yang dirahasiakan hamba-Ku namun demikian tanyalah dia sendiri hingga engkau tahu apa yang terkandung dalam hati nuraninya.
Ridwan: Mengapa engkau tidak mau masuk surga serta rela ke neraka?
Orang taat itu: Karena orang durhaka yang pergi ke neraka itu telah mengenalku di dunia, kemudian dia memanggil dan mengadukan persoalannya kepadaku serta minta pertolongan kepadaku sedangkan aku tak mampu mengeluarkannya dari neraka dan memasukkannya ke dalam surga. Maka tak ada jalan lain bagiku kecuali pergi ke neraka juga agar aku bisa bersamanya menerima siksa dalam neraka.

(Maka ada seruan dari Allah Yang Maha Pengasih)
Allah: Hai hamba-Ku engkau dengan kelemahanmu tidak menyukai dia masuk ke dalam neraka karena dia telah mengenalmu di dunia walau hanya sebentar serta menemanimu hanya beberapa hari, maka bagaimana Aku merelakan hamba-Ku masuk neraka sedangkan dia telah berma'rifat kepada-Ku sepanjang umurnya dan telah menjadikan Aku sebagai Tuhannya selama tujuh puluh tahun? maka pergilah engkau ke surga dan sungguh Aku telah mengampuni dia serta Aku serahkan dia kepadamu!
(Mau'izdatun) - (Dari Durratun Nasihin III, hal. 93-96 - Usman al-Khaibawi)
dodidananggie kos setiabudi bandung Updated at: 5:42 PM