
Jerawat biasanya terbentuk di daerah yang mengandung sejumlah besar kelenjar minyak, seperti leher, dada, bahu dan wajah, menurut MayoClinic. Penyebab utama jerawat adalah perubahan hormon. Juga, jerawat dapat terbentuk karena kelebihan produksi sebum (minyak) atau penumpukan bakteri pada kulit.
Beberapa makanan diyakini dapat memicu pertumbuhan jerawat dan beberapa makanan lain justru sebaliknya dapat membantu mengurangi gejala jerawat, termasuk buah-buahan. Buah-buahan memberikan antioksidan yang dapat mendukung kemampuan tubuh untuk melawan dan menyembuhkan penyakit.
Beberapa buah-buahan yang mujarab mengurangi jerawat, seperti dilansir Livestrong, antara lain pepaya, aprikot, melon dan mangga. Buah kaya vitamin C (antioksidan lain yang dapat meningkatkan kesehatan kulit) juga membantu mengurangi jerawat, seperti buah jeruk, kiwi, stroberi dan tomat.
Makanan lain yang kaya antioksidan dan rendah glikemik antara lain padi-padian, seperti gandum, beras merah dan jagung, kacang-kacangan serta biji-bijian. Lemak sehat dalam kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan air dingin, seperti salmon, juga dapat membantu mengurangi peradangan dan efek jerawat lainnya,