Showing posts with label Kebangkitan dari Kubur Awal dari Kehidupan Sebenarnya. Show all posts
Showing posts with label Kebangkitan dari Kubur Awal dari Kehidupan Sebenarnya. Show all posts

Kebangkitan Dari Kubur Setelah Tiupan Kematian


Ketika Rasulullah saw ditanya: Siapakah yang tidak mati? Rasulullah menjawab: Allah al-Hayyul-Qayyum yang tidak mati dan tidak binasa, setelah itu Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Hamalatul Arsy(yaitu delapan Malaikat penjunjung Arsy). Kemudian Allah Ta'ala memerintahkan Malaikat Maut agar mencabut ruh mereka semua lalu ia pun melaksanakan tugas itu. Lalu Allah bertanya(walaupun Ia Maha Tahu)

Allah Ta'ala: Hai Malaikat Maut, siapakah yang masih hidup?
Malaikat Maut: Allah al-Hayyul-Qayyum yang tidak mati dan tidak binasa, dan aku sendiri
Allah Ta'ala: Hai Malaikat Maut apakah kamu belum mendengarkan firman-Ku: 'Tiap-tiap makhluk akan merasakan kematian?' maka cabutlah ruh kamu sendiri
(Maka Malaikat Maut pergi ke suatu tempat antara surga dan neraka. lalu ia mencabut ruhnya sendiri. Maka dai berteriak dengan keras sekali sehingga seandainya semua makhluk pada waktu itu masih hidup niscaya matilah mereka semua karena teriakannya. Dia berkata),
Malaikat Maut: Sekiranya aku tahu rasa (sakitnya) mati sangatlah pedih seperti ini tentu aku tidak mencabut ruh orang-orang mikmin kecuali dengan lebih perlahan-lahan dan halus.
(Kemudian dia mati sehingga tak ada lagi satu makhluk pun yang tinggal. Dan bumi mengalami kerusakan selama empat puluh tahun).

Allah Ta'ala berfirman

Allah Ta'ala: Hai dunia yang hina, dimanakah para raja?, dimanakah anak-anak raja?, dimanakah para penguasa yang congkak?, dan dimana pula orang-orang yang makan rizki-Ku dan mereka yang menyembah selain Aku? Milik siapakah kerajaan pada hari ini?
(Tidak ada seorang pun yang menjawab, maka Dia sendiri yang menjawab kepada diri-Nya sendiri)
Allah Ta'ala: Kepunyaan Allah Yang Maha Perkasa

Kemudian Allah Ta'ala mengirimkan angin fakim, yang pernah dikirim kepada kaum "Ad, kira-kira sebesar yang bisa keluar dari lubang jarum saja, maka tidak ada diatas bumi yang tertinggal baik gunung atau pegunungan kecuali hancur dibuatnya hingga rata. Kemudian Allah memerintahkan langit agar menurunkan hujan. Langit pun menurunkan hujan dan airnya seperti air mani laki-laki selama empat puluh hari sampai air itu setinggi dua belas hasta. Dengan demikian tumbuhlah makhluk-makhluk seperti pohon kubis sehingga sempurnalah jasad mereka dan menjadi seperti semula.

Kemudian Allah menghidupkan para malaikat penjunjung Arsy, Malaikat Israfil, Mikail, Izrail dan Jibril. Lalu Allah memerintahkan Israfil untuk mengambil terompet yang kemudian diletakkan di mulutnya dan kemudian Dia memanggil ruh-ruh sehingga berdatangan kepada-Nya. Ruh-ruh orang-orang mukmin diberi cahay sedangkan ruh-ruh orang-orang kafir gelap. Semuanya dipegang dan dimasukkan ke dalam terompet. Sesudah itu Israfil diperintahkan melaksanakan tiupan kebangkitan. Maka keluarlah semua ruh seperi serangga yang memenuhi langit dan bumi. Allah berfirman: Dengan kemuliaan dan keagungan-Ku, kembalilah ruh kepada jasadnya! Lalu ruh-ruh itu masuk hidung dan terus melalui jalannya racun pada lemak dan bumi pun merekah dengan cepat.
Maka keluarlah ruh-ruh daripadanya menuju Tuhan. Orang-orang kafir pada saat iyu bertanya(seperti yang dicantumkan di dalam Al Qur'an)

Siapakah gerangan yang membangunkan kami dari tidur kami?
(Dijawab oleh kaum mukmin:) Inilah yang dijanjikan Tuhan Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul-Nya. (QS,Yasin 36:52)

Dalam Sebuah hadits shahih, Rasulullah saw juga bersabda:

Sesungguhnya kelak pada hari kiamat, manusia seluruhnya akan dibinasakan dan akulah yang sadar pertama kali. Tiba-tiba aku bersama musa berdiri di kaki arsy, sedangkan aku tidak mengetahui apakah dia termasuk orang yang pingsan atau yang pingsan pertama kali. (HR.Bukhari dari Abdullah Bin Mas'ud)

Dimanakah manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat: Dalam hadits shahih Nabi saw bersabda:

Manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat di atas tanah yang berwarna putih seperti roti pipih yang bersih yang diatasnya tidak ada bendera pengenal bagi setiap orang. (HR. Bukhari-Muslim)

Dan bagian mana manusia dibangkitkan. Hadits dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda:

Tidak ada satu pun dari anggota tubuh manusia yang tidak hancur binasa kecuali satu tulang yaitu tulang ekor yang daripadanya pertama kalinya ia diciptakan. (HR. Muslim dan Ibnu Majah)
dodidananggie kos setiabudi bandung Updated at: 5:58 PM

Keadaan Kaum Muslimin Setelah Kebangkitan Kubur


Umat Muhammad akan dibangkitkan dari kubur secara berkelompok-kelompok menurut jenis dosa yang pernah diperbuat sewaktu di dunia.Menurut hadits riwayat Mu'adz bin Jabal,

Mu'adz bin Jabal berkata:'Wahai Rasulullah terangkanlah maksud firman Allah: 'Yauma yunfakhu fishshuur fata'luuna afwaaja'

Nabi saw menjawab:'Wahai Mu'adz bin Jabal! engkau sungguh telah menanyakan perkara yang hebat.' lalu Nabi saw menangis, kemudian sabdanya:'Akan dikumpulkan sepuluh golongan dari ummatku yang mana mereka dipisahkan oleh Allah Ta'ala dari golongan muslimin dan diganti rupanya, sebagian mereka berupa kera, sebagian lagi berupa babi, sebagian lagi jungkir, kakinya dia atas mukanya dan mukanya diseret, sebagian lagi buta, mereka bingung, sebgain mereka tuli, bisu dan buta serta tidak berakal, sebagian lagi menggigit lidahnya serta lidahnya itu menjulur ke dadanya dan meleleh nanah dari mulutnya serta orang banyak merasa jijik terhadap mereka, sebagian mereka putus tangan dan kakinya, sebagian mereka disalib pada cabang pohon dari api, sebagian mereka berbau busuk melebihi bangkai, sebagian mereka berbaju kurung panjang dari tir yang melekat pada kulitnya. Adapun orang yang berupa kera ialah orang-orang yang suka menyampaikan omongan, adapun orang yang berupa babi ialah orang-orang yang suka makan barang haram, adapun orang yang jungkir jalannya ialah para pemakan riba, adapun orang yang buta ialah orang yang menyelewengkan hukum, adapun orang yang tuli dan bisu ialah orang yang ujub atas amalnya, adapun orang yang disalib pada pohon dari api ialah anonim palsu, adapun orang yang berbau busuk ialah orang yang suka mengikuti hawa nafsunya dan tidak memenuhi hak Allah dari hartanya, adapun orang yang berpakaian baju kurung dari api ialah orang yang takabur, sombong dalam ucapan dan perbuatannya.' (Tafsir Showi dan Tafsir Al-Jamal Juz IV)

Dengan apakah mereka menuju ke tempat-tempat yang telah ditentukan? Dan gambaran kelompok mana yang mendirikan bulu roma? Abu Hurairah ra berkata bahwa Nabi saw bersabda:

Besok pada hari kiamat manusia akan digiring dalam tiga kelompok, satu kelompok berjalan dengan kaki, satu kelompok lagi berkendaraan dan kelompok ketiga berjalan dengan wajah-wajah mereka. Ditanya kepada Rasulullah:'Hai Rasulullah bagaimanakah mereka bisa berjalan dengan wajah-wajah mereka?' Kata beliau:'Sesungguhnya Yang Maha menjadikan mereka bisa berjalan dengan kaki, bisa juga menjadikan mereka berjalan dengan muka mereka, kethuialh sesungguhnya mereka itu bisa berjalan cepat dengan mukanya dari tiap-tiap tempat yang tinggi lagi berduri. (HR. Imam Tirmidzi)

Kemudian apakah kendaraan orang-orang mukmin dan siapakah yang menyediakannya? Riwayat dari Anas ra dari Ali ra bahwa keduanya berkata: Nabi saw bersabda,

Apabila orang-orang mukmin digiring dari kubur mereka maka Allah Ta'ala berfirman: Hai para malaikat-Ku janganlah kamu sekalian suruh para hamba-Ku berjalan kaki tetapi naikkanlah mereka di atas qurban-qurban mereka. Karena sesungguhnya mereka itu sudah terbiasa berkendaraan di dunia. Adalah pertama kali pinggang ayahnya sebagai kendaraan mereka, kemudian perut ibunya sebagai kendaraan mereka, ketika mereka sudah dilahirkan maka pangkuan  ibunya sebagai kendaraan mereka, lalu kuda dan kedelai sebagai kendaraan mereka di darat, perahu dan jakung di laut dan ketika meninggal duni maka pundak kawan-kawannya sebagai kendaraan mereka dan ketika mereka bangkit dari kubur maka janganlah kamu suruh mereka berjalan kaki karena sesungguhnya mereka itu sudah terbiasa berkendaraan dan berikanlah mereka binatang mereka yaitu qurban-qurban mereka. Sebagaimana friman Allah Ta'ala: Pada hari Kami giring orang-orang yang bertaqwa kepada Allah Yang Maha Penyayang dengan berkendaraan. (Dari Durratun Nasihin III, hal.347-348)

Allah SWT berfirman:
Dan pada hari itu (hari kiamat) Ia akan mengumpulkan mereka. Merasalah mereka seolah-olah tidak tinggal dalam kubur melainkan hanya sesaat saja di siang bolong(yaitu sebagian kecil dari satu hari) dan mereka akan saling mengenal, sesungguhnya rugilah orang yang mendustakan pertemuan dengan Allah dan mereka tiada mendapat petunjuk. (Qs, Yunus, 10:45)
dodidananggie kos setiabudi bandung Updated at: 5:58 PM