Showing posts with label Azab Api Neraka. Show all posts
Showing posts with label Azab Api Neraka. Show all posts
Syafaat Nabi Muhammad untuk Penduduk Neraka
Tentang keadaan para peminat neraka dilukiskan dalam riwayat lain, yaitu setelah Allah memutuskan hukuman dan pengadilan-Nya terhadap mereka, Ia memerintahkan Jibril as:
Allah: Wahai Jibril, apakah perbuatan para pendurhaka dari Umat Muhammad?
Jibril: Engkau yang Maha Mengetahui tentang keadaan mereka
Allah: Pergilah dan saksikanlah keadaan mereka.
(Maka Jibril mendatangi Malik yang sedang di atas mimbar dari api di tengah-tengah Jahannam. Ketika Malik melihat Jibril, ia berdiri untuk menghormatinya dan berkata),
Malik: Wahai Jibril, gerangan apakah yang memasukkan engkau ke tempat ini?
Jibril: Karena ingin menyaksikan orang-orang yang berdosa dari ummat Muhammad
Malik: Alangkah jeleknya keadaan mereka dan alangkah sempitnya tempat mereka. Api telah membakar daging-daging mereka tinggalah wajah-wajah dan hait-hati mereka yang memancarkan cahaya iman
Jibril: Bukalah hijab agar aku dapat menyaksikan mereka
(Lalu Malik memerintahkan agar hijab diangkat. Setelah mereka melihat Jibril as yang indah rupanya, mereka mengira ia bukan malaikat azab, mereka bertanya),
Ahli Neraka: Siapakah hamba ini? Tak pernah ada seorang pun yang datang seindah itu.
Malik: Inilah Jibril as. Dialah yang menyampaikan wahyu kepada Muhammad.
(Setelah mereka mendengar nama Muhammad saw mereka semua berteriak, menjerit dan menangis).
Ahli Neraka: Wahai Jibril, sampaikan salam kami kepada Muhammad dan beritahukanlah tentang kejelekan keadaan kami
(Kemudian Jibril menghadap Allah, Dia bertanya walaupun sudah tahu)
Allah: Bagaiman kamu melihat keadaan umat Muhammad?
Jibril: Wahai Tuhanku, bukan main jeleknya keadaan mereka dan bukan main sempitnya tempat mereka
Allah: Apakah mereka minta sesuatu kepadamu?
Jibril: Benar ya Tuhan, mereka memohon agar aku menyampaikan salam mereka kepada Muhammad dan memberitahukan tentang kejelekan keadaan mereka
Allah: Pergilah kepadanya dan sampaikan kepadanya
(Kemudian Jibril as menemui Nabi saw sambil menangis, sedangkan belaiu berada dalam kemah dari intan yang putih yang memiliki 4000 pintu di bawah pohon Thuba di surga. Setiap pintu terdiri dari dua surup, satu surup dari emas dan satunya lagi dari perak)
Nabi: Apakah yang kau tangisi wahai saudaraku Jibril?
Jibril: Wahai Muhammad, andaikan engkau melihat apa yang kulihat, engkau sungguh menangis karena tangisku. Aku telah mendatangi orang-orang yang berbuat maksiat dari ummatmu yang sedang disiksa.Mereka menyampaikan salam kepadamu. Mereka berkata: 'Alangkah jeleknya keadaan kami dan alangkah sempitnya tempat kami.' Dengarlah teriakan mereka. Mereka mengucapkan: 'Wahai Muhammad!'
(Begitu mendengar ucapan mereka, beliau menjawab: 'Labbaikum Labbaikum yaa ummati= Aku datang, aku datang wahai ummatku.' Kemudian Nabi saw berdiri menangis datang di sisi Arsy dan para nabi berada di belakang belaiu. Beliau lalu bersujud dan memuji kepada Allah dengan pujian yang tak seorang pun memuji seperti itu. Allah lalu berkata)
Allah: Hai Muhammad, angkatlah tanganmu dan mintalah, kamu pasti diberi, dan mohonlah syafa'at, kamu pasti diberi syafa'at
Nabi: Wahai Tuhan, orang-orang celaka dari ummatku telah lepas dari sidang pengadilan-Mu sedangkan hukum adalah urusan-Mu. Engkau telah menyiksa mereka. Aku mohon agar engkau berkenan memberi syafa'at kepadaku
Allah: Aku telah memberikan syafa'at kepadamu untuk mereka
(Maka Nabi saw datang beserta para Nabi untuk mengeluarkan setiap orang yang mengucapkan: Laa ilaaha illallah Muhammadun Rasulullah. Malik menghormati beliau. (Nabi saw berkata):
Nabi: Bagaimana keadaan ummatku yang celaka?
Malik: Sangat jelek keadaan mereka dan sangat sempit tempat-tempat mereka
Nabi: Bukakanlah pintu dan angkatlah anjat-anjatna
(Setelah mereka melihta Nabi saw mereka berteriak)
Ahli Neraka: Aduh Muhammad, api telah membakar kulit-kulit dan daging-daging kami. Engkau telah meninggalkan dan melupakan kami di dalam neraka
Nabi: Sesungguhnya aku tak mengerti keadaan kalian
Kemudian mereka keluar dari neraka, keadaan mereka rusak karena dimakan apai. Lalu Nabi saw pergi bersama mereka ke sungai di tepi pintu surga yang disebut 'Nahrul Hayat'. Setelah mereka mandi di situ keadaan mereka menjadi muda belia, semuanya sebaya. Wajah-wajah mereka bersinar seperti bulan. Kening-kening mereka tertulis tanda pembebasan dari neraka. Setelah mereka memasuki surga mereka memohonagar tulisan itu duhapuskan Allah, maka Allah menghapuskannya.
Melihat orang-orang Islam ditanting keluar dari neraka, kemudian memperoleh kenikmatan-kenikmatan luar biasa, maka tiada taranya penyesalan orang-orang kafir, seperti yang difirmankan Allah,
Orang-orang kafir itu akan menginginkan sekiranya mereka dahulu menjadi orang Muslim.
(QS, Al Hijr, 15:2)
dodidananggie
kos setiabudi bandung Updated at: 10:11 PM
Siksa Neraka
Pada hari itu tidak ada penolong-penolong bagi orang-orang kafir. Nabi Ibrahim as ingin menolong ayah kandungnya, Azar, si penyembah berhala, tetapi tidak sanggup. Bahkan doa beliau ditolak keras oleh Allah, seperti disebutkan dalam sebuah hadits,
Pada hari kiamat nanti Nabi Ibarahim bertemu dengan ayahnya (azar), pada waktu itu nampak wajah Azar hitam gelap, kemudian Nabi Ibrahim berkata: 'Bukankah aku sudah mengingatkanmu agar kamu jangan memusuhi aku.'
Ayahnya menjawab: 'Hari ini aku tidak akan memusuhi engkau.' Ibrahim berkata: 'Ya Tuhan, Engkau telah berjanji, janganlah Engkau menyusahkan kami pada hari kebangkitan ini dan tidak ada hal yang menyusahkan kami kecuali kesusahan yang akan diderita ayahku.'
Tiba-tiba Allah SWT menjawab: 'Sesungguhnya Aku telah mengharamkan surga bagi orang-orang kafir.' Kemudian Ibrahim berkata kepada ayahnya: 'Hai ayah, cobalah kau lihat apa yang ada dibawahmu itu.' Setelah Azar melihatnya, tiba-tiba nampak olehnya seperti ayam baru disembelih. Tidak antara lama kedua kaki Azar diserimpung kemudian dicampakkan ke dalam neraka
(HR. Imam Bukhari)
Allah pernah menggambarkan penderitaan para ahli neraka kepada Nabi Musa'as:
'Wahai Musa, Neraka Wail adalah untuk perusak janji dan amanat, mereka akan disalib pada pohon Zaqqum di mana api masuk dari duburnya dan keluar lewat mulutnya, kedua telinga serta kedua matanya. Wahai Musa sungguh mereka akan digandengankan dengan setan-setan dalam rantai-rantai dan belenggu-belenggu yang digantungkan pda mulutnya dimana otaknya mengalir melalui lubang hidungnya. Sekejap mata pun tak akan dapat tidur, tak akan pernah merasa enak. Orang-orang kafir sama memohon keamanan dengan minta mati karena dahsyatnya siksaan. Demikian juga perusak janji, mereka memohon selamat dengan meminta mati.
Tidak ketinggalan para pezina, pemakan riba dan orang-orang yang meninggalkan shalat. Mereka disiksa dalam neraka berwindu-windu.
Wahai Musa, andaikan air laut didatangkan, pohon-pohon sebagai pena, manusia-manusia dan jin-jin sebagai juru tulis, maka sungguh habislah pena-pena dan rusaklah manusia-manusia dan jin-jin serta keringlah seluruh air lautan sebelum bilangan windu Jahannam selesai ditulis(dihitung)'
Rasulullah saw pernah bertanya kepada Jibril as
Nabi: Apakah yang dimaksud al-huqub(sewindu) itu?
Jibril: Yaitu 4000 tahun
Nabi: Setahun berapa bulan?
Jibril: 4000 bulan
Nabi: Sebulan berapa hari
Jibril: 4000 hari
Nabi: Sehari berapa jam?
Jibril: 70.000 jam dan setiap jam adalah satu tahun menurut tahun dunia
(Dari Berita Alam Ghaib dan Alam Akhirat, hal 179
Diriwayatkan dari Ubaya bin Ka'ab ia berkata: Nabi saw bersabda:
Kelak di hari kiamat peminum arak didatangkan dengan kendi dikalungkan pada lehernya dan tambur pada kedua tapak tangannya lalu ditancapkan pada lehernya dan tambur pada kedua tapak tangannya lalu ditancapkan di atas tonggak dari neraka, kemudian penyeru memanggil:
'Inilah Fulan bin Fulan dalam kedudukan seperti itu.' Maka keluarlah arak dengan deras dari mulutnya. Merasa sangat sakit dan bau busuk keringatnya yang amat sangat,mereka memohon kepada Allah agar dihilangkan keringat mereka namun tidak dikabulkan. Jika mereka minta minum, maka diberi air yang mendidih hingga rontoklah usus-ususnya.
Jika mereka minta makan, maka diberi buah Zaqqum hingga meletus dan mendidihlah apa yang ada di dalam perut-perut dan dalam dalam otak-otak mereka. Kemudian keluarlah api neraka dari dalam mulutnya, maka rontoklah semua isi perut mereka. Tiap seorang dari mereka dimasukkan dalam satu peti yang sangat sempit dari bara api selama 1000 tahun. Kemudian dikeluarkan dan dimasukkan dalam kurungan neraka serta dibelenggu didalamnya. Mereka menjerit-jerit selama satu tahun tetapi tidak dikasihani. Di dalam kurungan itu terdapat ular-ular dan kala-kala sebesar onta. Ular-ular itu menggerogoti telapak kakinya tapi ia tidak dapat memukulnya.
Pada kepala mereka dituangi tembaga dari api, dan besi pada ubun-ubunnya. Rantai melilit leher mereka dan belenggu-belenggu pada tangannya. Setelah 1000 rahun mereka dikeluarkan dan langsung dilontarkan ke dalam (neraka) Wail selama 1000 tahun. Kemudian mereka sama memanggi: 'Wahai Muhammad! Aduh Muhammad!' Begitu mendengar suara mereka Rasulullah berkata: 'Ya Tuhanku, aku mendengar suara ummatku.'
Allah menjawab: 'Itu suara peminum arak, mereka mati dalam keadaan mabuk, dihalau ke Padang Mahsyar juga dalam keadaan mabuk.' Lalu Nabi saw memohonkan syafa'at: 'Ya Allah keluarkanlah mereka dari neraka dengan syafa'atku.' Permohonan Rasulullah dikabulkan maka tidak kekallah mereka disana.
dodidananggie
kos setiabudi bandung Updated at: 10:10 PM
Neraka Bagi Orang Kafir

Di hari itu tidak berguna tuduhan dan makian, yang ada hanya ungkapan kemarahan mereka terutama terhadap iblis, seperti yang digambarkan Allah dalam Al-Qur'an
Dan orang-orang kafir itu berkata (di hari kiamat): 'Hai Tuhan kami! tunjukkanlah kepada kami dua golongan, yang telah menyesatkan kami, dari golongan jin dan manusia supaya kami jadikan mereka di bawah telapak-telapak kaki kami agar mereka jadi orang-orang rendah.
(QS, Fushshilat, 41:29)
Demi mendengar tuduhan dan makian para ahli neraka terhadap dirinya, lalu iblis menyampaikan pidatonya di hadapan mereka untuk membela diri. Firman Allah SWT:
Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: 'Sesungguhnya Allah menjanjikan kepadamu janji yang benar dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku mengingkarinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan sekedar aku mengajakmu lalu kamu perkenankan aku; oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah diri kamu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolong aku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatan kamu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.' Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
(QS, Ibrahim, 14:22)
Maka sebagian dari mereka berusaha untuk meminta tolong kepada para pemimpin mereka sewaktu di dunia, yang telah menyesatkan dan menyebabkan mereka dicampakkan di neraka. seperti firman Allah:
Dan tatkala mereka akan berbantahan di neraka,yaitu orang-orang yang lemah (para pengikut) akan berkata kepada mereka yang sombong
Pengikut: Sesungguhnya kami pengikut-pengikut kamu, maka bisakah kamu hindarkan dari kami sebagian dari azab neraka ini?
(Mereka yang sombong itu berkata,)
Pemimpin: Kita semua berada di dalamnya, sesungguhnya Allah telah jatuhkan hukum antara hamba-hambaNya
(QS, Al Mukmin, 40:47-48)
Karena tidak tahan terhadap kepedihan siksa neraka, mereka memohon keringanan kepada Tuhan melalui malaikat-malaikat penjaga neraka, seperti firman Allah,
Dan orang-orang yang di neraka berkata kepada penjaga-penjaga Jahannam
Ahli neraka: Mintakanlah kepada Tuhan kamu supaya Ia meringankan dari kami sehari saja dari azab
Malaikat: Dan bukankah telah datang kepada kamu rasul-rasul kamu dengan membawa keterangan-keterangan?
Ahli neraka: Ya
Malaikat: Kalau begitu, berdoalah kamu; dan tidak ada doa orang-orang yang kafir itu melainkan dalam kesesatan
(QS, Al Mukmin, 40:49-50)
Mendengar jawaban dari malaikat-malaikat penjaga neraka itu, mereka lalu berputus asa sehingga yang mereka idam-idamkan hanyalah kematian, seperti firman Allah:
Dan mereka memanggil: 'Hai Malik! hendaklah Tuhanmu hukumkan kematian atas kami.' Ia jawab: Sesungguhnya kamu akan tetap tinggal (di dalam neraka ini)
(QS, Az-Zukhruf, 43:77)
Kemudian mereka memohon langsung kepada Tuhan dengan doa yang sangat menyayat hati, seperti yang difirmankan Allah:
Dan mereka beteriak di dalam neraka: 'Hai Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan kerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan.'
(QS, Fathir, 35:37)
Berkenaan dengan permohonan ahli neraka itu, Tuhan mengadakan dialog langsung dengan mereka, seperti firman Allah dalam al-Qur'an
Allah: Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepada kamu sekalian tetapi kamu mendustakannya?
Ahli Neraka: Hai Tuhan kami! telah dikuasai oleh kejahatan kami dan kami adalah orang-orang yang sesat. Hai Tuhan kami! keluarkanlah kami dari neraka ini (kembalikanlah kami ke dunia). Jika kami kembali (kafir) maka sesungguhnya kami orang-orang yang zalim.
Allah: Tinggallah kamu di dalamnya dan janganlah kamu berkata-kata kepada-Ku. Sesungguhnya ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa (sewaktu di dunia): 'Ya Tuhan ! kami telah beriman, maka ampunkanlah kami, lantaran Engkau sebaik-baik pengasih.' Tetapi kamu jadikan mereka ejekan, sehingga (kesibukan kamu mengejek mereka) menyebabkan kamu lupa mengingat-Ku, dan kamu selalu mentertawakan mereka. Sesungguhnya pada hari in Aku ganjari mereka dengan sebab kesabaran mereka, sesungguhnya merekalah orang-orang yang dapat kemenangan.
(QS, Al Mukminun, 23:105-111)
dodidananggie
kos setiabudi bandung Updated at: 10:09 PM
Gambaran Neraka Jahanam
Hadits Ibnu Abbas ra mengatakan: Pada suatu hari Rasulullah sedang duduk dengan para sahabatnya. Tiba-tiba dia mendengar suatu suara. Ketika itu Nabi saw bertanya: 'Tahukah kamu suara apakah itu?' Jawab mereka: 'Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.' Kata Nabi saw: 'Itu adalah batu yang dilemparkan ke dalam neraka sejak tujuh puluh tahun yang lalu dan baru sekarang sampai ke dasar neraka itu.'
(HR. Muslim)
Tidaklah berlebihan bila dalam sebuah dialognya dengan Allah, Jahannam mengatakan masih sanggup memuat calon-calon penghuninya berapa pun jumlah mereka, seperti firman Allah,
Ingatlah hari yang Kami akan bertanya kepada Jahannam: 'Sudahkah engkau penuh?' dan ia (Jahannam) akan menjawab: 'Apakah ada tambahan?'
(QS, Qaf, 50:30)
Tentang panasnya api neraka, Rasulullah saw bersabda,
Api kalian yang dinyalakan di dunia adalah sebagian dari tujuh puluh bagian bila dibandingkan dengan panasnya api Jahannam . Para sahabat bertanya: 'Demi Allah, yang ini saja yang di dunia kiranya sudah mencukupi (untuk menghancukan manusia) ya Rasulullah?' Sahut beliau: 'Sesungguhnya panasnya itu masih lebih sembilan puluh sembilan bagian lagi (dari api dunia ini) yang masing-masing panasnya setiap bagian sedemikian itu
(HR. Bukhari-Muslim dari Abu Hurairah ra)
Dalam hadits lain dari Ibnu Mas'ud ra ia berkata bahaw Rasulullah saw bersabda:
Panas api yang kamu nyalakan di dunia ini (termasuk matahari) hanyalah sepertujuh puluh dari panasnya api neraka di akhirat. Kalau sebagian kecil (api neraka) jatuh ke dunia, niscaya mendidihlah air laut karena panasnya.
(HR. Muslim)
Malaikat Jibril as pernah memberi gambaran kepada Nabi Muhammad saw tentang neraka.
Andaikata neraka itu dibuka selubang jarum di arah timur maka terbakarlah penduduk bagian barat karena sangat panasnya. Dan andaikata pakaian ahli neraka digantungkan di antara langit dan bumi, maka matilah mereka karena sangat panasnya. Dan andaikata satu hasta rantai yang telah disebutkan Allah dalam kitab-Nya diletakkan pada gunung maka hancurlah gunung itu hingga menembus tujuh bumi. Dan andaikata seorang lelaki dari ahli neraka yang disiksa berada di arah barat maka sungguh akan hanguslah orang yang berada di arah timur karena sangat hebat siksaan.
Sebelum para ahli neraka dihadirkan, Allah mengadakan persiapan-persiapan secukupnya untuk membuat kejutan-kejutan yang mendirikan bulu roma. Bersabda Rasulullah saw:
Malaikat Jibril datang kepadaku, aku berkata kepadanya:
'Wahai Jibril terangkanlah kepadaku sifat-sifat neraka Jahannam. Ia (JIbril) berkata:
'Sungguh Allah Ta'ala telah menciptakan neraka dan menyalakannya selama seribu tahun sehingga menjadi berwarna merah, kemudian menyalakannya lagi selama seribu tahun sehingga berwarna putih, lalu menyalakannya lagi selama seribu tahun sehingga berwarna hitam seperti malam yang gelap, Nyalanya tidak pernah berhenti dan baranya tidak pernah bisa padam.'
Allah melengkapi pemandangan di neraka dengan sesuatu yang tidak hanya boleh dilihat tetapi wajib didaki oleh penghuninya.
Hadits Abi Said al-Khudry ra, katanya:
Rasulullah saw pernah membicarakan tentang firman Tuhan yang berbunyi: 'Aku akan membebaninya dengan pendakian yang melelahkan.' Yaitu gunung di dalam neraka yang wajib didaki oleh orang kafir selama tujuh puluh tahun. Demikianlah ketinggian gunung itu.
(HR. Tirmidzi)
Dalam hadits lain dari Anas ra bahwa Rasulullah saw bersabda:
Sesungguhnya Wailun itu suatu lembah di dalam neraka Jahannam. Dalamnya lembah itu sejauh empat puluh tahun perjalanan bagi orang kafir baru sampai ke dasarnya. Kata Abi Said al Khudry ra: Bahwa Wailun itu adalah lembah yang terletak di antara dua buah gunung di dalam neraka. Empat puluh tahun lamanya orang kafir baru sampai ke dasarnya.
(HR. Muslim)
Rasulullah saw menambahkan:
Di dalam neraka terdapat sebuah gunung yang bernama Raqabah yang dilalui orang-orang kafir. Gunung ini begitu panasnya sehingga bila tangan diletakkan di atasnya maka tangan itu akan hancur dan bila diangkat maka kembali seperti semula.
(HR. Tirmidzi)
Tidak ada celah sedikit pun di dalam neraka yang tidak diramaikan oleh bara api. Nabi saw bersabda:
Sesungguhnya tanah neraka itu terdiri dari timah hitam, pagarnya dari tembaga, atapnya dari belerang, kayu bakarnya dari manusia dan batu. Bila api neraka itu dinyalakan, maka semua yang ada disana menyala pula menjadi api.
(Al-Hadits)
Menurut keterangan dari Ibnu Mas'ud ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:
Pada hari kiamat akan dikeluarkan neraka Jahannam dengan tujuh puluh ribu kendali, tiap kendali ditarik oleh tujuh puluh ribu malaikat.
(HR. Muslim)
Keterangan selanjutnya dari Ibnu Abbas ra ia berkata
Neraka Jahannam pada hari kiamat nanti akan didatangkan dari bawah bumi yang ketujuh dan di sekelilingnya dikepung tujuh puluh ribu barisan malaikat. Setiap barisnya lebih banyak daripada jumlah dua golongan jin dan manusia. Mereka menarik Jahannam dengan tali-talinya.
Jahannam mempunyai empat kaki. Jarak antara dua kaki sejauh perjalanan seribu tahun. Jahannam memiliki tiga puluh ribu kepala, setiap kepala mempunyai tiga puluh ribu mulut, setiap mulut mempunyai tiga puluh ribu graham, masing-masing graham tiga puluh ribu kali besarnya dari gunung Uhud, setiap mulut juga memiliki dua bibir seluas dunia. Pada setipa bibir terdapat rantai dari besi dan pada setipa ranta mempunyai tujuh puluh ribu kolong, setiap kolong dipegang para malaikat yang tak terhitung jumlahnya. Kemudian Jahannam digiring ke sebelah kiri Arsy.
(Durratun Nasihin II, hal 15)
Dan untuk menambah keseraman neraka maka Allah menciptakan Huraisy. Siapakah Huraisy itu? Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra katanya, Rasulullah bersabda:
Kelak di hari kiamat akan keluar suatu makhluk dari neraka Jahannam namanya Huraisy yang dilahirkan dari kala yang panjangnya sejauh antara langit dan bumi sedang besarnya dari timur sampai barat. Lalu Jibril as bertanya:
Jibril: Hai Huraisy mau kemanakah engkau dan sapa yang engkau cari?
Huraisy: Aku mencari lima golongan manusia. Pertama orang yang meninggalkan shalat. Kedua orang yang enggan mengeluarkan zakat. Ketiga orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya. Keempat peminum arak. Kelima orang yang bercakap-cakap di masjid dalam urusan keduniaan.
(Durratun Nasihin I, hal 129)
Disamping Huraisy yang besar itu Allah juga menghiasi neraka dengan binatang-binatang kecil yang berukuran kecil menurut dimensi neraka.
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah ra dari Nabi saw, beilau bersabda:
Sungguh di neraka terdapat beberapa ular dan kalajengking sebesar leher onta. Maka mereka akan memagut serta menyengat salah seorang dari kamu dengan pagutan dan sengatan yang dapat dirasakan panasnya selama empat puluh musim gugur.
(Daqaa-Iqul Akhbaari) - (Dari Duratun Nasihin III, hal 243 - Usman al-Khaibawi)
dodidananggie
kos setiabudi bandung Updated at: 10:08 PM
Pintu Neraka

Allah berfirman dalam Al-Qur'an:
Dan sesungguhnya Jahanam itu tempat yang dijanjikan bagi mereka sekalian. Ia mempunyai tujuh pintu; tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka (pengikut-pengikut iblis)
(QS, Al Hijr, 15:43-44)
Tentang pintu-pintu neraka, Rasulullah saw pernah bertanya kepada Jibril as: 'Apakah pintu-pintu neraka itu seperti pintu rumahku?' Jawab Jibril: 'Tidak, tetapi pintu neraka terbuka di bawah yang lain.'
Dalam sebuah riwayat, Wahab bin Munabbih berkata,
Jarak satu pintu ke pintu lainnya bisa ditempuh dengan perjalanan tujuh puluh tahun. Setiap pintunya sangat panas dari yang lain dengan perbandingan tujuh puluh kali.
(Mukhtashar Tadzkiratul Qurthuby) (Dari Calon-Calon Ahli Surga dan Ahli Neraka - M.Ali Chasan Umar)
Rasulullah saw, dalam riwayat lain pernah berdialog dengan malaikat Jibril as,
Rasulullah: Siapakah orang-orang yang menempati pintu-pintu neraka itu?
Jibril:
Pintu pertama(paling bawah) namanya Hawiyah, ditempati orang-orang munafik dan kafir.
Pintu kedua namanya Jahim, ditempati orang-orang musyrik.
Pintu ketiga namanya Saqar, ditempati orang-orang Shabiin (orang-orang yang menukar agama, para penyembah bintang, yang mengaku beragama Nabi Nuh),
Pintu keempat namanya Ladhaa. ditempati Iblis dan para pengikutnya serta orang-orang Majusi (penyembah api),
Pintu kelima namanya Huthamah, ditempati orang-orang Yahudi,
Pintu keenam namanya Sa'ir, ditempati orang-orang Nasrani,
Pintu ketujuh ditempati orang-orang yang berbuat dosa besar dari golongan umatmu yang sampai mati mereka belum bertobat.
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Jibril tidak menerangkan pintu ketujuh sehingga Rasulullah saw bertanya: ' Wahai Jibril mengapa engkau tidak menuturkan kepadaku penghuni pintu ketujuh?
Jibril berkata: 'Wahai Muhammad tak usahlah engkau tanyakan hal itu kepadaku.'
Kata Nabi saw: 'Baiklah kalau begitu.'
Maka Jibril berkata : 'Wahai Muhammad, yaitu para pembuat dosa-dosa besar dari ummatmu. Mereka mati sebelum bertobat.'
Seketika itu Nabi saw pingsan. Dan setelah sadar beliau berkata: 'Wahai Jibril, besar sekali musbahku dan aku sangat takut. Apakah salah seorang dari ummatku akan masuk neraka?'
Jibril menjawab: Ya, ummatmu yang berbuat dosa-dosa besar.'
Maka Nabi saw menangis lalu Jibril menangis pula karena tangisnya Nabi saw
(Tanbihul Ghafalin - Al Faqih Abu Laits Samarqandi, hal 59)
Pintu neraka akan dibukakan bila golongan yang akan memasukinya telah dihadirkan, seperti firman Allah:
Dan orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan, sehingga apabila mereka sampai ke neraka, dibukakan pintu-pintunya dan penunggu-penunggunya berkata kepada mereka:
'Bukankah telah datang kepada kamu rasul-rasul dari jenis kamu yang membacakan kepada kamu ayat-ayat Tuhan kamu dan mengancam kamu dengan pertemuan hari ini?' Mereka menjawab: 'Ya ada!' tetapi telah pantas hukuman azab atas orang-orang kafir.
(QS. Az-Zumar, 39-72)
Dikatakan:'Masukilah pintu-pintu Jahannam itu, kamu kekal di dalamnya. 'Maka alangkah jelek tempat kembali bagi orang-orang yang sombong itu.
(QS, Az-Zumar, 39-72)
dodidananggie
kos setiabudi bandung Updated at: 10:07 PM
Subscribe to:
Posts (Atom)